Pada tanggal 25 Oktober kemarin, saya melakukan sebuah perjalanan yang baru pertama kali saya lakukan yaitu perjalanan ke Kabupaten Seruyan atau lebih dikenal dengan kota Kuala Pembuang Bumi Gawi Hatantiring, perjalanan dilakukan menggunakan mobil yang harus melewati 2 buah kabupaten yaitu Kabupaten Katingan dan Kabupaten Kotawaringin Timur untuk sampai ke Kabupaten Seruyan, tujuan utama perjalanan adalah untuk mengikuti seleksi berkas penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah, perjalanan ini merupakan perjalanan pertama saya meuju ke arah barat Kota Palangkaraya, perjalanan untuk sampai ke kota Kuala Pembuang ibukota Kabupaten Seruyan membutuhkan waktu lebih kurang 6-7 jam perjalananan, diawali dari kota Palangkaraya kemudian menuju Kabupaten Katingan dengan ibukota Kasongan membutuhkan waktu sekitar 1 jam perjalanan dengan jarak lebih kurang 80 km, kemudian setelah dati Kota Kasongan perjalanan dilanjutkan ke Kabupaten KotawaringinTimur atau Sampit dengan jarak lebih kurang 110 km, ini merupakan hal pertama bagi saya untuk mendatangi kota Sampit, yang terlihat dikiri-kanan jalan hanyalah hamparan perkebunan kelapa sawit, sebelum memasuki kota Sampit kami beristirahat terlebih dahului di Kota Besi sebuah kecamatan di kabupaten Kotawaringin Timur yang berjarak lebih kurang 17 km dari kota Sampit untuk beristirahat makan, setelah makan pun perjalanan kami lanjutkan kembali menuju Kota Kuala Pembuang yang berjarak sekitar 180 km dari Kota Sampit, perjalanan sungguhlah sangat melelahkan tetapi yang menjadi motivasi saya dalam melakukan perjalaan ini adalah untuk melihat Pantai Ujung Pandaran yang nantinya akan kami lewati, sebelum sampai di pantai ujung pandaran kami disuguhkan hamparan luas kebun kelapa masyarakat yang terletak di daerah Samuda Kecil dan Samuda Besar, akhirnya sampai lah kami di Pantai Ujung Pandaran yang termasuk dalam Kecamatan Teluk Sampi, Pantai ini langsung menghadap laut Jawa, sungguh pesona alam yang sangat indah melihat hamparan luas pasir pantai di sepanjang jalan yang kami lewati, hamparan hutan bakau pun menambah sejuk mata yang memandang, tidaklah begitu jauh dari pantai Ujung Pandaran ini terdapat juga sebuah pantai yang dikenal sebagai paniat Sungai Bakau yang sudah termasuk dalam wilayah Kabupaten Seruyan, kehidupan masyarakat disini menggantungkan hidup sebagai nelayan, sebuah panorama pantai yang indah takjublah saya melihatnya karena baru pertama kali inilah saya bisa melihat pantai secara langsung, tak terasa pun kami akhirnya sampai di Kota Kuala Pembuang ibukota Kabupaten Seruyan yang membuat saya terkesan sewaktu memasuki kota Kuala Pembuang adalah banyaknya “Apartemen” Walet dikota ini, radius tidak jauh dari 300 m pasti ada bangunan yang saya sebut “Apartemen” walet itu, rupanya banyak sekali masyarakat yang mempunyai usaha untuk memelihara burung walet, takjub sekali melihat banyaknya Sarang Walet yang dibangun oleh masyarakat. Inilah sebagian kisah saya sewaktu melakukan perjalanan ke Bumi Gawi Hatantiring. Berikut dokumentasi perjalanan saya

Ujung Pandaran

Pantai Sungai Bakau

aku dan sepupuku

Di depan Stadion Mini Gagah Lurus Kuala Pembuang

Landmark Kota Kuala Pembuang

Me & my Cousin

Landmark Kota Kuala Pembuang

Jembatan Kuala Pembuang